Warga Vila Mutiara Cikarang Resah , Jalan Perumahan Dicaplok Jadi Jalan Umum

Bekasi – Warga Perumahan Vila Mutiara Cikarang Blok H RT 027 /010 Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan  Kabupaten Bekasi resah. Pasalnya, salah satu jalan Perumahan dicaplok pengguna kendaraan roda dua sebagai jalan pintas menuju kawasan Industri EJIP, MM2100 dan Jababeka. Lalu lalang kendaraan bermotor roda dua yang lewat perumahan blok H sudah berjalan selama 15 tahun, jumlah kendaraan roda dua yang melintas jalan perumahan tersebut berjumlah 500 sampai 700 motor, ini sunguh sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga sekitar.


Keresahan sebagian warga memuncak lantaran beberapa warga yang ingin mengeluarkan motornya nyaris tidak bisa keluar dari rumah.“Seharusnya pihak pengembang property punya akses jalan sendiri, tidak menggunakan jalan perumahan di blok H RT 027 . Kalaupun akan menggunakan jalan perumahan ini harus jelas .” Ini ada kesalahan pengurus RT lama yg dulunya berani membuka panel pagar perumahan ,awalnya hanya untuk warga perumahan dan warga Cicadas tanpa  melihat jangka panjangnya” cetua warga RT 027 yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, dengan membuka panel pagar milik pengembang saja sudah salah.
Sementara Ketua RT 027 yang  baru di  perum Vila Mutiara Cikarang  Desa Ciantra ,Wahyuddin  mengaku belum mendapat informasi tujuan awal pengurus RT lama membuka panel pagar perumahan. Warga meminta kepada ketua RT  yang baru supaya  pada hari minggu akses ditutup satu hari saja, supaya orang perumahan dapat beristirahat dan biar anak kita bisa bermain di jalan” ujar Cecep .
“Insya Allah penutupan portal hari minggu akan kita jalankan , menunggu hasil musyawarah dengan warga Cicadas,”kata ketua RT.
“Perlu diketahui bahwa akses jalan pintas tersebut adalah perbatasan antara Desa Ciantra dan Desa Sukaresmi. Nanti kita akan koodinasikan dengan pengembang dan kepala desa Ciantra, semoga terealisaikan semuanya,”ujar Ketua RT 027.

Penulis : WAHYUDDIN

Editor & Publish : Eny

Satu tanggapan untuk “Warga Vila Mutiara Cikarang Resah , Jalan Perumahan Dicaplok Jadi Jalan Umum

  • 21/05/2017 pada 17:55
    Permalink

    Sebagai pembaca saya pun bayangin postingan ini jika saya sbg warga setempat susahnya diRumah sendiri, cuma saya pernah melihat di salah satu daerah diwajibkan bayar jika lewat utk dana konpensasi….tp itu juga bukan solusi krn berhubungan dg org banyak akan menimbulkan multitafsir….cuma akan lebih mengurangi volume kendaraan dg sosialisasi lebih dahulu spt pasang pamplet dan Halo2…setiap jam2 kerja……jd pengguna jalan akan mengerti pelan2…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *