Wakil Gubernur Sulut & Wakil Walikota Manado Nikmati Semaraknya Pisah Tahun Imlek 2569 BE

MANADO – WAKIL Gubernur Sulawesi Utara Steven OE Kandouw bersama Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE turut serta berbaur bersama merayakan Tahun Baru Imlek 2569 BE yang berlangsung semarak di kompleks Klenteng Ban Hin Kiong, kelurahan Pinaesaan, kecamatan Wenang, pusat Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis (15/02) malam.
Wagub Steven Kandouw mengatakan, tradisi perayaan Imlek harus dipelihara baik di tengah masyarakat. Pasalnya, Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan umat Tionghoa, namun bisa mempersatukan umat beragama di Sulut.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven OE Kandouw

“Untuk itu, tradisi Imlek ini harus terus dijaga dan dilestarikan serta bisa mempersatukan masyarakat, bahkan mempererat kerukunan,” kata Wagub Kandouw.
Sementara Wawali Mor mewakili Walikota Manado berpendapat, kebahagiaan Tahun Baru Imlek bukan hanya dirasakan umat Tridharma namun perayaan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Manado dengan terjaganya kerukunan beragama.
“Kita bersyukur tinggal di Propinsi Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado karena masyarakatnya hidup rukun dan mampu menjaga toleransi antar-umat beragama dengan baik,” kata Wawali Mor.

Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE

Menurutnya, perayaan Imlek merupakan rangkaian dari Calender of Event yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Sulut dalam bidang pariwisata.
“Pemerintah Kota Manado terus mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara yang digagas Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wakil Gubernur Steven OE Kandouw,” tandasnya.

Perayaan Tahun Baru Imlek semakin meriah saat warga dihibur dengan pesta kembang api pada Jumat (16/02) pukul 00.00 Wita tengah malam.
Tampak hadir dalam perayaan tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut Andrei Angouw, sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkot Manado, Kapolda Sulut, Kapolresta Manado serta warga Manado keturunan Tionghoa, para tokoh masyarakat umat Tridharma dan ribuan masyarakat umum.
(vendry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *