TNI POLRI Siap Amankan Perayaan Idul Fitri di Minahasa

MINAHASA – UNTUK menyukseskan hari raya keagamaan umat muslim tahun 2018, Polres Minahasa dan Kodim 1302/ Minahasa menggelar apel bersama di lapangan Mapolres Minahasa, Tondano, Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu (06/06) pagi.

 

Selain pasukan POLRI, apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Samrat 2018 juga melibatkan unsur lain seperti TNI, dinas perhubungan dan Satpol-PP kabupaten Minahasa.

Kapolres Minahasa AKBP Christ Reinhard Pusung SIK berharap, Operasi ketupat Samrat 2018 yang bersinergi dengan TNI demi lancarnya perayaan Idul Fitri di wilayah hukum Polres Minahasa.

“Dukungan TNI khususnya Kodim 1302/Min dalam pengamanan hari raya idul Fitri akan sangat membantu suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat ini. Sebagai Kapolres Minahasa akan terus berkoordinasi dengan Dandim 1302/Min Letkol Inf Juberth Nixon Purnama S.Th. karena jelang hari Raya Idul Fitri biasanya didahulukan dengan Sholad Id. Agar ibadah tersebut lancar perlu diadakannya pengamana demi kenyaman warga terkhusus bagi yang merayarakan,” kata Kapolres Pusung.

Di tempat terpisah Dandim 1302/Min Letkol Inf Juberth Nixon Purnama, S.Th menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan POLRI. Pasalnya, sinergitas TNI POLRI tidak bisa dilepaskan. Dikatakannya bahwa Kodim Minahasa senantiasa mendukung sepenuhnya tugas Kamtibmas Polres Minahasa, lebih khusus dalam pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018.

“Saya selaku Komandan Kodim Minahasa terus berkoordinasi dengan Kapolres Minahasa dalam pengamanan hari RAYA IDUL FITRI yang tidak lama lagi akan dilaksanakan oleh saudara- saudara yang beragama muslim. Saya sudah instruksikan kepada seluruh anggota Kodim 1302/Min untuk bersinergi dengan Polres Minahasa, ciptakan kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara kedua institusi TNI mapun POLRI. Karena Kodim 1302/Min dan Polres Minahasa tetap bersama-sama menjalankan tugas keamanan demi menjaga kedaulatan NKRI lebih khususnya di kabupaten Minahasa yang juga menjadi wilayah teritorial kami,” Purnama.

Dandim berpesan, tugas utama setiap prajurit adalah mengamankan lokasi tempat ibadah dan titik-titik kerawanan atau keramaian.

“Lakukan tugas dengan baik terutama pada tempat-tempat rumah ibadah dan tempat keramaian lainnya. Ciptakan rasa aman, damai kepada masyarakat Minahasa terkhusus yang merayakan hari besarnya. Kedepankan rasa kebersamaan, rasa toleransi dan rasa kekeluargaan sehingga kabupaten Minahasa menjadi barometer dari kabupaten lainnya yang ada di Sulawesi Utara,” tutupnya.

(vendry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *