Terkait Debat Publik Pilkada Minahasa, Pesan Dandim Purnama: Prajurit Tetap Jaga Jati Diri dan Netralitas. Politik TNI Adalah Politik Negara

MINAHASA – SEBANYAK lima ratusan aparat gabungan TNI dan POLRI dikerahkan dalam Debat Publik Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2018 putaran kedua yang digelar KPU kabupaten Minahasa.

“Menyangkut pengamanan debat publik putaran kedua yang pertama, kami TNI AD khususnya Kodim 1302/Minahasa tetap berpegang pada tugas pokok. Tugas pokoknya yaitu, setiap event dalam tahapan Pilkada kabupaten Minahasa tahun 2018 Kodim Minahasa selalu memberikan pengamanan  agar pelaksanaan tahapan demi tahapan Pilkada berjalan baik. Kedua, jumlah personil akan ditambah namun apabila terjadi eskalasi pendukung masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2018 maupun berkaitan dengan euforia,” kata Dandim 1302/Min Letkol Inf Juberth Nixon Purnama STh tatkala melakukan pantauan aksi pendukung dua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2018 di seputar kawasan Mercure Tateli Beach Resort, kecamatan Mandolang, kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), pada Rabu (30/05) siang

Dandim Juberth mengatakan, jumlah anggota TNI angkatan darat (AD) yang dikerahkan masih tetap dengan jumlah yang sama pada debat publik putaran pertama paslon Bupati dan Wabup Minahasa beberapa waktu lalu.

“Menyikapi jumlah pengamanan tersebut, Kodim 1302/Min tetap menyesuaikan dengan POLRI dalam hal ini Kepolisian Resor Minahasa, Kepolisian Resor Tomohon dan Kepolisian Resor Kota Manado. Kami hanya melihat jumlah kekuatan POLRI apakah masih sama atau bertambah. Meski begitu kami TNI AD tetap menyiapkan jumlah anggota sepertiga dari jumlah kekuatan POLRI. Jumlah ini sesuai komando atas dengan ketentuannya yang sudah diatur. Karena tahu posisi kami (TNI AD) tetap melaksanakan perbantuan terhadap jumlah kekuatan pengamanan personil POLRI. Harapan kami tahapan demi tahapan pelaksanaan Pilkada Minahasa tahun 2018 hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa terpilih, kabupaten Minahasa tetap kondusif dan aman,” pungkas Purnama.

Dirinya berpesan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2018, prajurit TNI AD terkhusus kepada prajurit Kodim 1302/Minahasa tetap menjaga jati diri dan netralitas.

“Pesan saya kepada prajurit untuk tidak melupakan tugas pokok TNI, tetap menjaga jati diri seorang prajurit dan tetap menjaga netralitasnya. Karena politik TNI adalah politik negara dan ini sesuai pesan negara kepada kami yaitu TNI HARUS DAN TETAP NETRAL,” tegasnya.

(vendry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *