Soal Dugaan Oksigen Kosong, Ombudsman RI Sidak ke RSUD dr Pirngadi

Soal Dugaan Oksigen Kosong, Ombudsman RI Sidak ke RSUD dr Pirngadi

Spread the love

 1,808 total views,  3 views today

MEDAN – Nusantara News 86.Com – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi.

Sidak yang dipimpin langsung Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar didampingi Asisten Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Sumut James Marihot Panggabean itu terkait vidio viral di media sosial terjadi di RSUD dr Pirngadi Medan atas kematian pasien diduga karena kehabisan oksigen.

“Ini (sidak) terkait video viral yang terkait adanya keluarga pasien meninggal yang protes. Setelah melihat video itu, kita langsung adakan Reaksi Cepat Ombudsman (RCO) dalam merespon setiap pelanggaran publik,” ujar Abyadi Siregar di RSUD dr Pirngadi Medan, Sabtu (29/5/2021).

Sebelumnya, lanjut Abyadi menjelaskan, beredar video di media sosial menyebutkan bahwa pasien tersebut akhirnya meninggal dunia akibat tabung oksigen yang diberikan ternyata kosong.
“Akan tetapi, pihak RSUD Pirngadi melalui Direktur Utama (Dirut) membantah akan pernyataan tersebut. Tadi pihak Dirut mengklarifikasi terkait informasi yang ada di video dan beliau membantah semua itu,” jelas Abyadi Siregar.

Saat ini, kata Abyadi, Ombudsman akan melakukan penilaian terhadap keterangan yang sudah diterima, baik melalui pihak korban maupun RSUD Pirngadi.

“Kita juga meminta pihak managemen untuk senantiasa mengevaluasi penyelenggaraan layanan di unit-unit mana pun. Tadi kita tekankan di situ, setiap informasi pengaduan terhadap keluarga pasien dan Pirngadi ini terinformasi secara masif di seluruh ruang rawat inap. Sehingga itu setiap persoalan pasien tersampaikan kepada unit managemen pengaduan Pirngadi,” pungkasnya.

Informasi sebelumnya, beredar vidio berdurasi 56 detik yang menerangkan seorang pasien wanita sedang terbaring dengan selang oksigen di wajahnya.
Dia tampak terlentang di atas kasur rumah sakit, diduga saat itu dia telah meninggal.

Lalu terdengar suara pria diduga anak wanita itu menangis. Dia menangis, sambil menepuk-nepuk tubuh wanita itu.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan membantah vidio viral yang menyebutkan tabung oksigen kosong.
Penegasan itu disampaikan Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Suryadi Panjaiatan menjawab sejumlah wartawan, Sabtu, (29/5/2021).

“Terkait tabung oksigen yang kosong, bahwa tabung oksigen itu masih berisi lebih kurang 250 CC,” tegas Suryadi Panjaitan.

Lebih lanjut dijelaskan Suryadi, bahwa, kejadian tersebut emosional sesaat. Karena dalam posisi yang bingung.

“Jadi, karena kita sudah emosional, jadi begitulah omongannya. Jadi, kalau kita sudah emosional, kita enggak melihat kenyataan yang ada selama ini beberapa di Pirngadi. Kita punya unit pengaduan, kenapa kalau ada komplain sesuatu bisa diadukan,” jelasnya.

Disebutkan Suryadi, pihaknya terus memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Padahal, kami layani terus pengobatannya, dokternya setiap hari datang, semua kita layani dengan baik. Jadi rasanya dia mengeluh itu, tidak pantaslah,” sebut Suryadi.

Selain itu, kata Suryadi, bahwa pihak rumah sakit juga membatalkan membuat laporan kepihak kepolisan.

“Sebenarnya kemarin sudah sempat mau dilapor. Tapi atas saran pimpinan dan hal ini pak wali yang peduli kepada masyarakatnya. Kita akhirnya batal melapor,” pungkasnya.

Sebelumnya, terkait video keributan yang viral di media sosial itu, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD dr Pirngadi.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar bersama Asisten Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Sumut James Marihot Panggabean itu untuk mengetahui duduk persolan terkait video viral di media sosial terjadi di RSUD dr Pirngadi Medan atas kematian pasien diduga karena kehabisan oksigen.

“Ini (sidak) terkait video viral yang terkait adanya keluarga pasien meninggal yang protes. Setelah melihat video itu, kita langsung adakan Reaksi Cepat Ombudsman (RCO) dalam merespon setiap pelanggaran publik,” ujar Abyadi Siregar di RSUD dr Pirngadi Medan. (Solahudin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.