Runtuwarouw : Desa Kapoya Satu fokus Pada Pembangunan Infrastruktur, Penggunaan Anggarannya pun Jelas

Minsel – Desa Kapoyaa Satu kecamatan Suluun saat ini sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur yang pendanaannya bersumber dari Dana Desa, program pemerintah desa tahun 2018 ini cenderung kepada pembuatan saluran air baik di sepanjang jalan maupun saluran air yang berada di pemukiman masyarakat. Saat ini pekerjaan yang sementara diselesaikan yaitu pembangunan fisik Drainase dengan Volume 123 m.

Anggaran :Rp 80.427.500
Lokasi: jaga lll (jalan Permesta dan pemukiman masyarakat)
Sumber dana APBDes.

Mengingat saat ini curah hujan belum meningkat, maka kami pemerintah desa langsung mengantisipasinya dengan pembuatan saluran air karena letak Desa Kapoya Satu berada di perbukitan dan lembah sehingga saat musim hujan turun rumah masyarakat tergenang air dari perkampungan yang letaknya lebih tinggi.

Penjabat Kuntua Desa Kapoya Satu Sani Runtuwarouw

Penjabat Kuntua Desa Kapoya Satu Sani Runtuwarouw kepada Nusantara News 24/6/2018 mengatakan bahwa saat ini pembangunan yang sementara berjalan difokuskan pada pembuatan saluran air mengingat di desa kami kalau musim hujan banyak rumah warga tergenang air akibat daripada tidak adanya drainase atau saluran air yang memadai.

Dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut yang salah satunya berada di Dusun 3 Desa Kapoya Satu pengerjaannya kami buat secara transparan baik anggaran dan material yang dipergunakan jelas semua material langsung dibeli dan tidak ada material yang sudah bekas pakai. “kata ibu yang berbadan kecil ini.

Di sisi lain juga pengerjaan yang ada di awasi oleh masyarakat dan ketua TPK bapak Teni Muaya yang ada di Desa Kapoya Satu. Hal tersebut diiyakan oleh warga masyarakat bapak Denni Kalumata yang turut menyaksikan pekerjaan tersebut mengatakan bahwa pengerjaan drainase yang ada di Desa Kapoya Satu diawasi oleh masyarakat dan apabila kami sebagai masyarakat menemui ada kecurangan maka  akan melaporkan itu kepada pihak yang berwajib “torang masyarakat ja kawal ini proyek kalu ada kesalahan pasti torang langsung togor kalu memang pemerintah desanya dengar nanti torang lapor kepada pihak yang berwajib” tutur bapak paroh bayah ini dengan nada vokal.

Ditemui di rumahnya Plt. Kuntua desa Kapoya Satu ini juga menghimbau masyarakat untuk mengawasi proyek-proyek yang sementara berlangsung agar  masyarakat merasa puas karena ini semua demi kepentingan kita bersama sebagai masyarakat. (onal mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *