Ribuan Warga Jalani Vaksinasi di Gerai Vaksin Kota Tua

Ribuan Warga Jalani Vaksinasi di Gerai Vaksin Kota Tua

Spread the love

 1,038 total views,  4 views today

Jakarta, Dalam rangka menanggulangi Covid-19 dan pemulihan ekonomi umat, TNI dan Polri berkerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menggelar Vaksinasi Nasional.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gerai Vaksin di Kota Tua Fatahila, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Sabtu (17/7/2021) ini dengan menargetkan 1000 orang peserta berumur 12 tahun keatas.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Iver Son Manossoh mengatakan, kegiatan vaksinasi nasional ini dimulai pukul 08.00 sampai 15.30 wib. Sementara jenis vaksin yang diberikan yaitu Sinovac.

“Pelaksanaan Vaksinasi Nasional ini dalam rangka untuk penanggulangan Covid-19 sekaligus agar perekonomian masyarakat kembali pulih. Jika semua masyarakat di vaksin maka diharapkan situasi pandemi ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktifitas seperti semula,” ucap AKBP Iver Son saat dikonfirmasi, Minggu 18/7/ 2021.

Iver mengatakan, penyelenggaraan Vaksinasi Nasional ini sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain divaksin, masyarakat juga diimbau untuk terus mentaati peraturan protokol kesehatan sepanjang Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Adapun jumlah peserta vaksin dengan rincian sebagai berikut, :

Tenaga Kesehatan (NAKES) :
1.  Nakes Polres = 3
orang,
2.  Nakes Polsek Metro
Tamansari = 8 orang,
3.  Nakes MUI  = 12
orang
4.  Nakes TNI =  9 orang.

Hasil
Jumlah Pendaftaran;
1.   POLRI  = 959 orang
Tervaksin = 923 orang
Gagal Vaksin 36 orang

2.  TNI  = 706 orang
Tervaksin = 698 orang
Gagal Vaksin 18 orang

Total Warga Tervaksin (TNI-POLRI) = 1.621 Orang. (Anton Nurohim)

Sumber : Humas Polres Metro Jakarta Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.