Polres Sampang Tilang Yaris, Barang Bukti Lenyap

 

Sumenep – Kejadian ini dialami oleh Ainur Rasyid warga Sampang yang mengendarai mobil Yaris No Polisi W 4444 CB yang pinjam dari pemilik Teguh Hartono dalam perjalanan dari Surabaya menuju Sumenep, mobil yaris tersebut terjaring razia rutin polres Sampang, mobil tersebut ditilang oleh petugas lantas Polres Sampang tanggal (21/10/2016) dan dijerat pasal 280 pada penulisan tilang, mobil beserta STNK disita oleh petugas kepolisian lalulintas setempat, diketahui  pelanggarannya pemalsuan plat nomer kendaraan pasal 280, sehingga pelaku diancam 2 bulan kurungan atau membayar denda 500 rb.
Ketika hendak mengambil tilang di Kejari Sampang, menurut Faisal staf Kejari bahwa berkas tilang tersebut ternyata belum dilimpahkan ke Kejari Sampang oleh petugas kepolisian.
Diketahui bukti tilang yang seharusnya diselesaikan di pengadilan oleh pihak yang berperkara malah diselesaikan di ruangan Kasat lantas, diindikasi surat tilang bisa di gunakan seenaknya untuk menjerat pelanggar tepiring dan tidak  ada pertanggung jawaban pada negara sesuai dengan PP no 22 tahun 1997 Jenis dan penyetoran Penerimaan Negar Bukan Pajak(PNBP) dan penjelasan atas PP no. 22 tahun 1997 pasal 2.

Ketentuan ini mewajibkan departemen dan lembaga pemerintah non departemen untuk menyetor seluruh PNBP yang dikelolanya ke kas negara.
Setelah dikonfirmasi di kantornya Kasat lantas AKP Erika Permana mengatakan bahwa unit kendaraan tersebut sudah saya serahkan ke pemilik leasing, dan di tambahkan oleh AKP Erika surat tilang ada yang di kirim ada yang tidak dikirim.
Padahal unit kendaraan tersebut mau diambil oleh pemilik dan pemilik hendak meminta pertanggung jawaban dari pihak kepolisian Sampang.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *