Pengembangan Wisata dI Muratara Terkendala Pembebasan Lahan

DINAS Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan siap kembang kan wisata-wisata yang ada di kabupaten berselogan “Bumi Beselang Serundingan”. Tujuannya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bidang wisata.

Pernyataan demikian disampaikan Kepala Disparpora, Kabupaten Muratara, Ralin Jufri baru-baru ini. “Banyak bakal wisata di Kabupaten Muratara ini yang berpotensi menghasilkan income daerah. Namun saat ini masih terkendala jarak tempuh karena akses wisata jauh-jauh,” ungkapnya.

Jufri menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih berupaya membuka akses terlebih dahulu untuk menuju objek wisata yang ada, misalnya wisata Goa Napal Licin di Ulu Rawas. Namun untuk menjangkau tempat itu, kondisi saat ini butuh waktu hingga tiga jam.

“Air Terjun Tiku di Desa Muara Tiku, Kecamatan Karang Jaya juga sama, butuh waktu lama untuk ke sana hingga tiga jam. Itupun menggunakan transportasi air, karena jalur darat belum ada di sana,” ungkapnya.

Jufri menambahkan, jika semua objek wisata di Kabupaten Muratara dikembangkan, berpotensi mendapatkan income yang lebih besar dan bisa menambah PAD. Ada yang calon tempat wisata yang dekat masih terkendala lahan, seperti Danau Raya di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit.

“Kita fokuskan untuk Danau Raya, tapi kita terkendala lahan sekitarnya yang masih milik warga, tapi belum dibebaskan. Kita masih butuh pembebasan lahan di kawasan itu. Kita akan melakukan kerjasama dengan instansi lain yang berkaitan dengan akses dan pembebasan lahan,” ungkapnya. IBNU – MUSI RAWAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *