Munassus Seknas Jokowi Terkatung-katung, GURUH : Jangan Bikin Daerah menjadi Bingung

Munassus Seknas Jokowi Terkatung-katung, GURUH : Jangan Bikin Daerah menjadi Bingung

Spread the love

 4,645 total views,  28 views today

 

Usai digelarnya Pra-Munaslub 1 pada 12 Juni 2021 oleh Tim Konsolidasi Nasional (TKN) yang pada intinya menolak Rapimnas Seknas Jokowi karena tidak sesuai dengan AD/ART.

 

Menyikapi hal itu, ketua dewan penasihat Seknas Jokowi, Sidarto Danusubroto yang juga menjabat sebagai wantimpres, telah melakukan langkah penyelamatan organisasi dengan mempertemukan para pihak yang berseteru 24 Juni 2021 lalu di Hotel Dharmawangsa Jakarta Selatan.

 

Dalam pertemuan tersebut Sidarto Danusubroto memutuskan menunjuk saudara Helmy Fauzi (mantan Dubes Mesir) sebagai ketua caretaker untuk menjalankan tugas organisasi hingga terbentuknya kepengurusan yang baru melalui proses Munassus. Hal ini dianggap sebagai langkah yang tepat dalam rangka mengisi kekosongan kepemimpinan organisasi.

 

Sejak pertemuan di Hotel Dharmawangsa hingga hari ini tidak ada kejelasan dari saudara Helmy mengenai langkah konkret untuk menjalankan proses Munassus yang diamanatkan kepada yang bersangkutan. Hal ini tentu saja menjadikan keresahan bagi seluruh pengurus Seknas Jokowi di daerah.

 

Untuk meredam gejolak ini, Sri Naida sekretaris DPW Seknas Jokowi Kalsel selaku pihak yang hadir mewakili DPW mengambil inisiatif mengundang para pimpinan daerah melalui zoom meeting pada Jumat 2 Juli 2021. Pertemuan dihadiri oleh pimpinan DPW & DPD Seknas Jokowi bersama tokoh pendiri serta pimpinan kolektif, pertemuan ini telah menghasilkan beberapa rumusan yang disepakati sebagaimana berikut :

 

1. Seknas Jokowi dari 22 DPW-DPD se-Indonesia mendukung pemerintah dalam penanganan COVID-19 serta berperan aktif menyukseskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

 

2. Tim Konsolidasi Nasional (TKN) sebagai wadah DPW-DPD Seknas Jokowi, menyetujui dibentuknya caretaker sebagai upaya mengisi kekosongan di struktur DPN hingga terselenggaranya Munassus.

 

3. Menyatakan secara tegas dan jelas, dengan dibentuknya caretaker oleh dewan penasihat Seknas Jokowi Bpk. Sidarto Danusubroto, maka kepengurusan Dedy Mawardi sebagai sekjen Seknas Jokowi dinyatakan demisioner.

 

4. Memberikan batasan waktu kepada caretaker selambat-lambatnya dua minggu dari pertemuan di Hotel Dharmawangsa yaitu 8 Juli 2021, untuk menyerahkan laporannya kepada dewan penasehat yang diteruskan kepada seluruh pimpinan Seknas Jokowi di daerah.

 

Tim konsolidasi nasional Seknas Jokowi Guruh Hermanto menegaskan bila mana dalam tenggang waktu tersebut, caretaker tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, maka DPW-DPD yang tergabung dalam wadah TKN, mendesak kepada careteker untuk mengembalikan mandat tersebut kepada ketua dewan penasehat, Bpk Sidarto Danusubroto selaku pemberi mandat dan selanjut nya DPW & DPD yang memiliki semangat penyelamatan organisasi berinisiatif , mengambil alih pelaksanaan Munassus.

 

Sumsel, 3 Juli 2021

Tim Konsolidasi Nasional Seknas Jokowi

 

Penulis : Tholip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.