Minahasa Selatan “Koleksi” Sejumlah Proyek Puluhan Milyar “Tidak Berguna”

Minsel – Keseriusan Bupati Minahasa Selatan Chrisfiany E. Paruntu untuk membuat daerah yang ia pimpin lebih maju dan berkembang hanya menjadi harapan yang tertunda.

Baru-baru ini Minahasa Selatan mendapat bantun awal 10 M yang berhasil dilobi Bupati Paruntu di Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Riset Dikti) untuk membangun Politeknik Kelapa dan Pariwisata.

Dengan usaha dan kerja keras Bupati CEP ini membuat masyarakat Minahsa Selatan (minsel) sangat berharap akan terbantukan dan akan menaikkan perekonomian yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan karena adanya bantuan – bantuan tersebut.

Tapi saat ini fakta yang ada di lapangan mengatakan bahwa sejumlah proyek baik sumber anggarannya dari APBD ataupun APBN dan bantuan-bantuan lain tidak digunakan sebagaimana untuk peruntukannya alias kurang jelas (KJ) dan tidak berguna.

Salah satu tokoh masyarakat yang namanya tidak mau ditulis kepada NusantaraNews mengatakan ini hanya merugikan negara dan berdampak kepada masyarakat masih banyak hal lagi yang harus diperhatikan dari pada melobi dan membuat proyek yang tidak berguna. “Minsel banyak sekali proyek yang dorang beking dengan anggaran pe basar, cuma itu samua nda berguna ” kata bapak dua anak ini.(Minsel banyak sekali proyek yang mereka buat, tapi tidak berguna semua..red)

Pantauan NusantaraNews di sejumlah proyek yang telah selesai dikerjakan tapi tidak  digunakan atau tidak berguna diantaranya pembuatan penyulingan air asin dengan anggaran kurang lebih 25 M dan terletak di dua lokasi salah satunya di belakang kantor Bupati Minsel. Pembuatan pabrik es di dua dinas (dinas perdagangan dan dinas perikanan dan kelautan) dengan anggaran puluhan milyar, pembuatan bak penampungan penyuplai air bersih di kecamatan Tumpaan, proyek penanaman pohon Gaharu yang menelan anggaran kurang lebih 18 milyar, proyek pembuatan pasar dengan anggaran puluhan milyar dan masih banyak lagi proyek-proyek yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat yang sampai saat ini tidak diketahui kejelasannya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada niatan pemerintah untuk mengupayakan agar supaya proyek-proyek tersebut akan digunakan atau akan difungsikan. (onal-mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *