Meresahkan, Polres Metro Bekasi Tangkap Penyebar Selebaran Hoax

Polres Metro Bekasi Kota menangkap penyebar selebaran hoax ajakan ‘perang salib’ yang meresahkan umat Islam dan Kristen di Bekasi. Selebaran itu tersebar melalui grup-grup WhatsApp.

“Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap kasus atau perkara penyebaran informasi yang dapat menimbulkan kebencian bagi kelompok, atau masyarakat tertentu yang bersifat SARA,” kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Wijonarko kepada wartawan di kantornya, Bekasi, Senin (28/5/2018).

Informasi hoax itu sudah tersebar viral di media sosial sejak beberapa hari lalu. Polisi menerima informasi tersebut pada Jumat 25 Mei 2018.

“Atas informasi tersebut, kita melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi,” kata AKBP Wijonarko.

Tidak lama, polisi menangkap pelaku berinisial S (42). S ditangkap di Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Sabtu (26/5) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Pelaku mengakui telah menyebarkan berita tersebut di WA, sehingga berita itu menjadi viral,” imbuh AKBP Wijonarko.

Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 45 A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara. Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait kasus itu.

Selebaran tersebut mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi For Rahmat Effendi (GPKB Forendi). Selebaran itu ditujukan kepada para ulama, ustaz dan habib se-Kota Bekasi.

Isi selebaran tersebut bernuansa provokatif. Dalam selebaran itu, tertulis ajakan untuk menyerang para ulama di Kota Bekasi yang menentang Rahmat Effendi, calon Wali Kota Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *