Masuk Zona Merah, Pj Bupati Minahasa Mantap Tim PP HIV/AIDS

MINAHASA – Atas dasar yang kuat mengenai bahaya narkoba dan Aids/HIV sehingga sosialisasi pencegahan dan penanggulangan zat/obat terlarang dan penyakit kelamin tersebut perlu dilakukan secara terus menerus pemerintah daerah.

Sambutan Pj Bupati Minahasa Drs Royke Mewoh, DEA .

 

“Kegiatan ini dilaksanakan tentunya memiliki dasar yang kuat karena kab. Minahasa berada dalam zona merah. Sehingga sosialisasi ini sangat penting untuk dilaksanakan, agar kita dapat mengetahui bahayanya HIV/AIDS,” kata Pejabat Bupati Minahasa Drs Royke Mewoh, DEA saat menghadiri Pemantapan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dan Narkoba di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) pada Selasa (22/05) pagi.

Menurutnya narkotika zat adiktif dan seks bebas telah masuk dalam zona merah.

“Di era digital ini, adik-adik tentu sudah sangat mengetahui bahayanya jika kita menyalahgunakan narkoba, dan penyakit HIV. Khusus penyakit Aids atau HIV hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Meski daya belum pasti namun data terakhir Kabupaten Minahasa sudah dalam zona merah. Ini menjadi tanggung jawab kita semua baik sebagai pemerintah maupun sebagai generasi muda untuk menghindar dari narkoba dan seks bebas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pemerintah menghimbau kepada siswa-siswi untuk menjauhi narkoba dan seks bebas.

“Pekerjaan kita harus memberitahukan kepada orang di sekitar kita tentang bahayanya seks bebas dan penyalahgunaan narkoba karena dapat menyebabkan HIV/AIDS. Dengan begitu tingkat narkoba maupun penyakit Aids atau HIV semakin berkurang di kabupaten Minahasa,” tandasnya.
Vendry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *