Kecewa, Salah Satu Loket Samsat Tanjab Timur Dinilai Lamban

Tanjung Jabung Timur – Untuk tahun ini, Pemerintah Provinsi Jambi memfasilitasi pelayanan pemutihan pajak kurang lebih selama enam bulan lamanya, terhitung sejak 18 Januari hinga 30 Juni 2018, fasilitas pelayanan pemutihan Pajak kendaraan, baik untuk roda dua maupun roda empat untuk tahun ini bisa dibilang jangka waktunya lebih panjang dan lama dari sebelumnya, hal itu merupakan sebuah angin segar bagi masyarakat Tanjab Timur khususnya. Akan tetapi, ada sebagian warga yang kecewa atau mengeluhkan pelayanan di salah satu loket yang ada di Samsat Tanjab Timur yang dinilai lamban hingga memakan waktu berjam-jam.

Seperti yang dikeluhkan wanita berinisial DR, berdomisili di Jambi dan bekerja di Tanjab Timur.
DR menuturkan, kenapa membayar di Tanjab Timur, di samping bekerja dirinya berharap bisa lebih cepat tapi nyatanya ia harus menunggu hingga berjam-jam.
” Saya tinggal di Jambi tapi bayar pajak di Tanjab Timur, kalau bayar di Jambi kemungkinan ramai maka itu saya bayar di Tanjab Timur, siapa tahu sepi bisa lebih cepat, “ujarnya.

Kalau di bagian loket yang lain lancar-lancar saja cuma yang di bagian loket penyerahan yang lambat.
” Dari awal tidak ada masalah sih cuma di bagian penyerahan yang tidak ada orang, tadi ada petugasnya cuma pindah-pindah, tidak stand by di satu tempat, “tutur DR.

Saat ditanya apakah kecewa dengan pelayanan Samsat Tanjab Timur, DR menjawab kecewa.
” Ya kecewalah sudah menunggu berapa jam, tadi yang di sini sudah pada ngomel-ngomel, Bapak itu kasihankan dari jauh, kalau saya sih di sini cuma terganggu harus masuk kantor lagi, saya datang kira-kira dari jam 10 pagi tadi cuma sampai sekarang belum kelar, katanya ada yang mau dicek, tapi gimana mau dicek kalau petugasnya tidak ada, tidak mungkin kan kita cek sendiri, “ungkap DR saat dikonfirmasi via seluler ( 28/6 ).

Hal yang sama juga dialami Supriono, dia juga kecewa dengan loket bagian penyerahan.
Menurut Supriono, lambannya pelayanan yang terjadi karena kurangnya personil yang ada.
” Kalau seperti ini kecewalah, sampai dua jam nunggu, sekedar masukan untuk pihak Samsat agar kiranya dapat menambah personilnya dan pengeras suara, supaya pada saat pemanggilan peserta pembayar pajak bisa kedengaran dari luar, tidak harus teriak-teriak dari dalam ruangan, “ujar Supriono yang juga salah satu Koorlap LSM Himpas Bahari Tanjab Timur. ( Doni Riyadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *