Hadiri Halal Bihalal FKUB, Kapolres Jakbar : Tetap Jaga Kerukunan

Jakarta – Untuk meningkatkan silaturahmi serta kebersamaan, nuansa tiga pilar terlihat begitu antusias dalam menghadiri halal bihalal bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat yang bertempat di Ruang Serba Guna Ali Sadikin, Kantor Walikota Jakarta Barat. Suasana keakraban, kebersamaan dan kekeluargaan pun terlihat jelas sekali dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut antaranya Ketua FKUB Jakarta Barat KH Tatang, Walikota Jakarta Barat Drs. Rustam Effendi, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Hariadi, SiK MH, Dandim 0503/JB yang diwakili Danramil Tamansari, Anggota DPRD Inggard Joshua, Ketua Fortiber Andi Hakim, dan sekitar 100 peserta yang hadir, Selasa (10/07/18).

Dalam sambutannya, Ketua FKUB Jakarta Barat KH Tatang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pejabat Walikota, Anggota FKUB dan Kapolres Metro Jakarta Barat, serta pejabat lainnya. Ia mengatakan, FKUB merupakan ujung tombak jembatan lintas agama untuk bersama-sama saling tegur sapa tanpa harus menoleh ke belakang apa latar belakangnya.

“Kita berangkat dari suku dan etnis yang berbeda tapi Bhinneka Tunggal Ika menggabungkan perbedaan kita menjadi bangsa yang bersatu,” kata KH Tatang.

Dalam kesempatan itu, walikota Jakarta Barat Drs Rustam Effendi meminta FKUB Jakarta Barat agar mematangkan konsep kampung kerukunan supaya program tersebut dapat ditularkan ke wilayah lain.

“Untuk mematangkan konsep ini, FKUB harus bekerjasama dengan pejabat seperti lurah dan camat. Saya ingin lebih terkonsep teknik pelaksanaan dan penerapannya, ” ujar Rustam.

Sementara, pada kesempatan yang sama, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi,SIK,MH mengutarakan, sinergitas yang sudah terjalin semoga tetap terjaga di wilayah Jakarta Barat, bersama-sama membangun komunikasi yang tercipta dengan baik. Ke depan agenda demokrasi seperti Pilpres dan Asean Games merupakan kepercayaan yang harus kita sukseskan bersama dan berjalan dengan baik terlepas dari serangan teror yang ada. Tiga ancaman Kamtibmas yaitu Teroris, Intoleransi, dan Narkoba.

Dijelaskan pula, bahwa kejahatan dari bulan Januari turun 10 persen. Terjadinya terorisme disebabkan anti intoleransi dan anti sosial.

“Saya berpesan kepada semua pimpinan tokoh agama tolong sampaikan kepada umatnya jangan menyampaikan pesan-pesan yang memprovokasi apalagi menyebarkan berita Hoax. Jadikan pesan damai untuk wilayah Jakarta Barat,” pesannya.

Hal yang sama pun diucapkan anggota DPRD DKI Fraksi Nasdem Inggard Joshua. Ia menuturkan, sebagai anggota dewan perlu mengontrol untuk kegiatan FKUB dalam penggunaaan anggaran, agar kegiatan FKUB ini mempunyai nilai arti atau nilai makna di lapangan.

“Terutama tempat ibadah yang memiliki perizinan agar terdeteksi,” tuturnya. (Anton N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *