DANDIM TANJAB BUKA PRA DIKSAR MENWA.

IMG-20160901-WA0004

KUALA TUNGKAL,- Komandan Kodim (Dandim) 0419/Tanjab Letkol Inf Aqsha Erlangga, S.H membuka Pra Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 010 STAI AN- NADWAH KUALA TUNGKAL di Halaman Makodim, Kamis (01/9).

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Menwa.
Dalam sambutanya Dandim mengatakan  sesuai dengan isi pasal 30 UUD 1945  setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.
“Sebab itu Pra Diksar ini adalah sebuah pendidikan dan pelatihan pertama bagi calon anggota Menwa sebelum nantinya mengikuti pendidikan dasar yang diadakan oleh Komenwa Sultan Thaha,”kata Dandim.

Dirinya berharap peserta Pra Diksar Menwa menyadari keberadaan dirinya dalam organisasi Menwa sebagai sebuah kebanggaan. Kebanggaan dalam ikatan jiwa korsa, jiwa korsa yang sama-sama disatukan dalam tujuan untuk mendidik diri menjadi kader bela negara yang siap berkontribusi secara nyata di dalam masyarakat.
Di tengah kesibukan kehidupan akademik di kampus dan harus disadari pula bahwa bekal kuliah di kampus saja tidak cukup menjadi pribadi yang mumpuni dalam bekerja nanti. Mental, watak, karakter dan disiplin mutlak diperlukan dan menjadi nilai dasar dalam menerapkan ilmu di masyarakat.
“Siapkanlah diri kalian untuk mengikuti seluruh tahapan pendidikan. Sebab pendidikan ini bertujuan untuk membentuk kemampuan fisik dan mental peserta pra Diksar Menwa. Untuk itu agar dilaksanakan secara sungguh-sungguh serta berperan aktif di lapangan agar sasaran bisa tercapai,”pesan Dandim.

Gali terus ilmu selama mengikuti Diksar, serta harus mampu mengembangkan semangat bela negara sebagai penerus bangsa, karena tidak satupun komponen bangsa yang memiliki nasionalisme, heroisme dan patriotisme yang tinggi melebihi para pamuda.

“Organisasi-organisasi kemahasiswaan termasuk di dalamnya Menwa, merupakan wahana sekaligus subyek  yang paling efektif dalam membina, mengembangkan dan mewarisi jiwa, semangat serta nilai-nilai kejuangan bangsa,” kata Dandim.

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, berbagai ancaman bisa saja datang dari berbagai penjuru tanpa disadari jika itu adalah sebuah ancaman.

“Untuk itu kita perlu tahu siapa lawan dan kawan kita atau yang dikenal dengan proxy war. Dengan berbekal menjadi anggota organisasi Menwa ini, diharapkan kelak kalian siap terjun ke masyarakat untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang akan mengganggu keutuhan NKRI,”katanya.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *