Berakhirnya ” Penjajahan” di Apartemen

Jakarta – Melalui Kadis PR & KP ( Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman ) DKI Jakarta, pada tanggal 23 Mei 2018 telah menerbitkan Surat dengan Nomor : 2145/-1.796.71,yang berisi tentang penegasan Kepengurusan tunggal PPPRS ( Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Susun ) Graha Cempaka Mas ( GCM ) yaitu Pengurus Hasil RULB 20 September 2013 pimpinan Sdr.Tonny Soenanto, sebagaimana Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor: 100K/PDT/2017.

Demikian diungkapkan Mayjen TNI AD (P) Saurip Kadi selaku penghuni Apartemen Graha Cempaka Mas dengan Ketua DPRD DKI, M.Taufik, Kadis PR & KP DKI Jakarta, dalam acara berbuka puasa bersama yang digelar di Apartemen Graha Cempaka Mas, Jakarta Utara, Rabu, ( 30/5/2018 ).

“Artinya warga apartemen GCM akan segera merdeka. Hal ini juga terkait dengan kemenangan warga rusun GCM pada pengadilan kasasi No: 100K/PDT/2017, yaitu permohonan kasasi pengurus PT.Duta Pertiwi Tbk ditolak,” jelasnya.

Turut hadir ASA Center yang ikut menjembatani polemik antara penghuni dan pengelola Rumah Susun Cempaka Mas yang dalan hal ini dipegang oleh PT.Duta Pertiwi Tbk guna membawa persoalan mereka sampai ke Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Polemik antara penghuni dan pengelola PT. Duta Pertiwi Tbk itu sendiri sudah berjalan sejak 2013 silam, serta sejumlah perwakilan dari apartemen lain yang masih terzolimi oleh pengelola x pengembang.

Menurutnya ini adalah bulan berkah,sebab Kadis PR & KP DKi telah menerbitkan Surat No: 2145/-1.796.71 tanggal 23 Mei 2018 yang menegaskan bahwa Pengurus Tunggal PPPSRS GCM adalah Pengurus Hasil RULB tanggal 20 September 2013.

“Sebuah keberanian gubernur dan wakil gubernur DKI yang luar biasa,yang mustahil terjadi di masa lalu. Penyelesaian kasus apartemen GCM menjadi sangat strategis,karena kasus GCM menjadi barometer keamanan dan penegakan hukum di Indonesia,” ujar Saurip.( Ferry Marinus )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *