Astaga !! Rumah Dinas Pegawai SBB Disegel Pemilik Lahan

SBB – Akibat Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat belum menyelesaikan sisa pembayaran tanah, keluarga Kukupessy mendatangi lokasi Perumahan Dinas Pemkab SBB pada Senin 28/5/2018, dan langsung melaksanakan aksi pemalangan pada 7 buah Perumahan Dinas Pemda SBB yang sementara ditempati oleh para Kadis di Jln Ds. Niniari Kec. Seram Barat Kab. SBB.


Aksi dikoordinir oleh Roylein Pirsouw dan Evy Kukupessy dengan 15 orang lainnya yang merupakan keluarga dari MIKAEL KUKUPESSY pemilik lahan tersebut.
Dengan rasa kekecewaan mereka membuat blokade memakai kayu dan tripleks di depan bangunan rumah dinas dengan bertuliskan “Agar segera mengosongkan rumah dan menuntut Pemda SBB segera menyelesaikan pembayaran sisa tanah sebesar Rp. 160.000.000,- ( Seratus Enam Puluh Juta Rupiah) dari Total Anggran yang telah disepakati antara Pihak Pemda dan Keluarga Pemilik Lahan sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).
“Sisa pembayaran telah dijanjikan sejak bulan Desember 2017 namun Pemda SBB baru membayarkan sebesar RP. 40.000.000 (empat puluh juta rupiah).

Dan pemblokiran Rumah Dinas ini telah kami lakukan sebayak dua kali, yang pertama dilakukan pada tgl 29 November 2017 dan  tgl 28 Mei 2018.
Kami tetap memblokade sampai dengan adanya kesepakatan bersama antara Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat dengan Pihak Keluarga Kukupesy terkait pelunasan sisa harga pembelian tanah,”tegas Evie.
Perjanjian proses Jual Beli tanah tersebut antara Pemda SBB dan Pemilik tanah semasa kepemimpinan Bupati J. F. PUTTILEIHALAT, S.Sos (Jodih L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *