Antara Pertemuan Oknum Yang Mengaku Anggota BPK-RI dan Penerimaan Opini WTP Minahasa Selatan

Minsel – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Propinsi Sulawesi Utara saat ini sedang merayakan kegembiraan dan merasa sangat puas apa yang dilakukan oleh pejabat-pejabat di bawah pemerintahan bupati Christiany E. Paruntu dan wakil bupati Frangky Wongkar, karena tanggal 04 Juni 2018 Pemkab Minahasa Selatan menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua kali berturut-turut.

Hal ini menuai banyak tanda tanya di kalangan publik baik dari organisasi masyarakat, aktifis serta masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan. Ari Pasla adalah salah satu tokoh yang berjuang dalam pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan kepada NusantaraNews mengatakan bahwa WTP yang diterima Pemkab Minsel belum menggambarkan menajemen keuangan yang baik, karena banyak masalah korupsi yang saat ini ditangani pihak berwajib (Kejari dan Polres Minsel Read)

Di sisi lain penerimaan WTP untuk Minahasa Selatan diduga ada kong kalikong dengan oknum yang mengaku anggota BPK RI sebut saja bapak Musi yang beberapa waktu yang lalu kedapatan membuat pertemuan secara diam-diam di Hotel Sutan Raja Amurang, di mana pertemuan tersebut menghadirkan seluruh kepala-kepala SKPD Kab. Minahasa Selatan dan beberapa staf. Saat ditanya awak media terkait pertemuan tersebut Musi sebagai pemimpin rapat langsung bergegas keluar.

Pertemuan tersebut dikatakan diam-diam dan sembunyi-sembunyi karena saat tercium oleh beberapa wartawan, sontak saja para kepala-kepala SKPD dan pemimpin rapat yakni oknum yang mengaku Anggota BPK RI langsung kocar kacir dan memberhentikan pembicaraan secara mendadak sehingga merasa tidak nyaman pertemuan tersebut langsung bubar. Tanpa disadari Mic nya masih on dan terdengar dari sound system kata “ada wartawan….ada wartawan“.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar apa lagi kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Danny Rindengan. Dalam pertemuan tersebut juga tidak terpasang baliho yang biasanya dipasang apabila ada pertemuan yang menyangkut pemerintah Kab.Minsel.

Kepada Nusantara News dan beberapa awak media Kepala Badan Keuangan Daerah dan aset Minsel Denny Kaawoan mengakui adanya pertemuan tersebut waktu itu dan benar bahwa oknum yang mengaku anggota BPK tersebut saat ini menjadi Staf Khusus Bupati Minsel, “Iya betul bapak Musi adalah staff khusus bupati,” hal tersebut dikatakan kepala badan keuangan saat NusantaraNews dan beberapa rekan media datang mengkonfirmasi langsung di ruang kerjanya dan kabag keuangan memohon agar tidak dibuat berita. (onal mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *