7 Persiapan Korlantas Polri Hadapi Arus Mudik

Semarang – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M., yang hadir dalam Rapat Kordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pelayanan dan pengamanan mudik lebaran tahun 1439H/2018 di Wisma Perdamaian Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Semarang, memberikan paparannya terkait 7 langkah Korlantas Polri dalam mengantisipasi gangguan lalu lintas.

Dalam sambutannya Royke mengatakan bahwa pengamanan pada tahun ini akan terasa lebih berat, bukan karena kinerja atau tugas yang diberikan, namun dikarenakan beban dari masyarakat yang merasa puas dan nyaman pada tahun lalu.

“Tantangan utama adalah prestasi tahun lalu, dimana kita harus lebih baik tahun ini”, ujar Royke. Senin 23/4.

Royke mengatakan, bahwa dari awal tahun, jajaran Korlantas Polri, bersama Kemenhub, Jasa Marga, Jasa Raharja, Kemen PUPR dan instansi terkait lainnya terus berupaya memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik dengan menggelar rapat bersama dan memantau langsung pembangunan-pembangunan jalan tol baru yang nanti akan digunakan pada saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

“Dari awal kita sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, dimana pada tahun ini jalan untuk mudik lebih panjang, mulai dari Jakarta-Surabaya sudah bisa melintas di jalan tol”, tambah Royke.

Adapun langkah-langkah pengamanan mudik bersama instansi terkait, diantaranya :

1. Keterpaduan dengan melepas ego sektoral, tidak hanya internal polri, baik antar Polda maupun Polres, dan antar lembaga atau instansi.
2. Optimalkan angkutan transportasi massal, dengan mengadakan angkutan mudik gratis dari pemerintah yang dapat menurunkan angka volume kendaraan.
3. Infrastruktur Transportasi Darat Yang Bebas Hambatan, pembangunan atau jalan rusak yang harus segera diperbaiki atau diberhentikan sementara waktu pada saat arus mudik nanti.
4. Ketersediaan rest area yang memadai. Dengan fasilitas yang cukup, seperti toilet, tempat makan, penjualan BBM, dan tempat ibadah.
5. Management Traffic yang high responsibility. Bersama Kemenhub dan instansi lain, pusat kendali informasi nantinya ada di NTMC.
6. Skenario rekayasa lalu lintas yang baik. Dengan menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, seperti contra flow, one way, dan pengalihan arus.
7. Penyebaran Informasi Mudik yang Sporadif melalui media-media, sosial media dan juga keterlibatan masyarakat nantinya dengan aplikasi mudik yang sudah ada dan akan di upgrade.

Rencananya, usai menggelar Rapat Kordinasi Kakorlantas Polri akan memantau langsung perkembangan Tol Krakpyak dan Tol Manyaran bersama para instansi terkait.

Ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *